Giethoorn, Desa Petani Gambut

jumat, 09 November 2018 10:05


(ist)

108jakarta.com - Desa Giethoorn dibangun sebagai pemukiman petani gambut. Pemotongan gambut menciptakan kolam dan danau, masyarakat  lalu  membangun rumah di pulau ini, di antara kolam dan danau.


Di Giethoorn, yang merupakan desa khas Belanda ini orang  bisa melihat dengan jelas bagimana masyarakat Belanda senang tinggal di dekat dan atas air. 


Di lingkungan yang dikelilingi danau, alang-alang dan hutan terhampar menghiasi banyak rumah pertanian beratap jerami di desa yang indah ini, serta jembatan kayunya yang khas.


Giethoorn, yang berlokasi di Taman Nasional Weerribben-Wieden, merupakan desa idilis di Overijssel. Di desa ini, terdapat begitu banyak rumah pertanian beratap jerami yang dibangun di atas pulau-pulau gambut kecil yang dihubungkan oleh lebih dari 170 jembatan kayu kecil.


Akses hanya dapat dilakukan melalui jembatan atau menggunakan perahu tradisional Giethoorn, yang biasa disebut punter, yakni perahu kecil yang didorong menggunakan kayu panjang oleh seorang punteraar.


Hanya sedikit yang berubah di Giethoorn. Masih ada jembatan kayu tinggi, dan orang masih dapat bepergian melintasi perairan dengan punter dan perahu listrik atau perahu tur. 


Tur perahu selama 1-2 jam akan membawa turis  menyusuri rumah pertanian abad ke-18 dan ke-19 yang indah serta melewati bawah jembatan.


Giethoorn adalah pusat dari berbagai restoran istimewa, dan kebanyakan di antaranya berada di tepi kanal yang indah. 


Daya tarik di antaranya mungkin restoran De Lindenhof (beulakerweg), dengan 2 bintang Michelin, Hollands Venetië (Beulakerweg 167) dan ’t Achterhuus (Dominee T O Hylkemaweg 43).


Desa ini berjarak sekitar satu setengah jam perjalanan dari ibu kota Amsterdam atau Bandara Schipol Amsterdam.


Bila naik kendaraan pribadi bisa  parkir di sekitar pusat desa dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki, bersepeda, atau kano.  Jenis transportasi paling terkenal di sini adalah punter. (suh) 


Berita Terkait
Gemuruhnya  Hubbart Glacier
Kemegahan Dundurn Castle
Wroclaw, Kota Kurcaci di Polandia
Inilah Tianmenshan, 'Pintu Surga' Raksasa Yang Sangat Indah
Keren, Spanyol Juga Punya 'Taman Mini'

Please login for commentKomentar
Salafudin
Wah... sederhana banget hidupnya
sumaryani
berkeliling desa di lahan gambut dengan perahu kecil terdengar memang sangat menyenangkan
novel
Masih sangat asri ini desa karna pemandangannya hanya terdiri dari air dan pohon yg tumbuh sembarang namun indah
justdoit
Kalau di indonesia biasanya klo tinggal di pinggiran danau itu banyak nyamuknya