Gutenberg Castle Megah Di atas Bukit

Kamis, 11 Oktober 2018 13:01


(ist)

108jakarta.com - Gutenberg Castle adalah sebuah puri yang diawetkan di kota Balzers, Liechtenstein, pusat kotamadya Balzers. 


Gutenberg adalah salah satu dari lima istana kerajaan dan salah satu dari dua yang selamat bertahan hingga hari ini. 


Gutenberg Castle tidak berfungsi sebagai tempat tinggal keluarga bangsawan Liechtenstein dan terbuka untuk masyarakat umum sebagai museum. Kastil ini terletak di sebuah bukit dekat pusat Balzers dan dapat diakses melalui jalan yang dikenal sebagai Burgweg.


Gutenberg Castle memulai eksistensinya sebagai gereja dan pemakaman abad pertengahan di puncak bukit. Pada awal abad ke-12, kuburan itu dibatalkan dan benteng bangunan bekas gereja perlahan-lahan dimulai dengan penambahan dinding cincin, membentuk tongkat melingkar yang sederhana dan kasar. 


Pada pergantian abad ke-15, kastil ini menjalani konstruksi baru yang luas sebagai bagian dari inisiatif oleh Kaisar Romawi Suci Maximilian I untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan pada kastil dengan pengepungan pada 1499, selama Perang Swabia. 


Gutenberg Castle memiliki jembatan gantung sampai 1537, ketika perangkat rusak karena badai dan harus dibongkar, tidak pernah mendapatkan pengganti. Selama abad ke-17 dan 18, kastil kehilangan sebagian besar dari tujuan militernya dan dirusak oleh beberapa kebakaran. Itu masih digunakan sebagai tempat tinggal sekitar tahun 1750. 


Setelah kebakaran pada tahun 1795 yang sangat merusak Balzers, reruntuhan kastil digunakan sebagai sumber bahan bangunan untuk rekonstruksi kota. Kastil itu dibeli dan sedikit diperbaiki oleh kota pada tahun 1824, kemudian dijual tahun 1854 ke puteri Franziska von Liechtenstein.


Kastil ini menerima restorasi besar antara 1905 dan 1912, di bawah pengawasan arsitek kelahiran Vaduz, Egon Rheinberger, pemilik barunya. Pemulihan ini menambahkan beberapa struktur dan bangunan baru ke bagian bawah kastil. Setelah kematian Rheinberger pada tahun 1936, kastil disewa oleh kotamadya untuk berbagai acara dan tamu, hingga dijual untuk dijual pada tahun 1951.


Pada tahun 1979, kastil dibeli oleh Kerajaan Liechtenstein untuk keperluan negara dan museum. Namun, yang terakhir dari pemilik swasta sebelumnya memegang hak warisannya di kastil sampai kematiannya pada tahun 2001.


Berada di atas sebuah bukit setinggi 70 meter, benteng ini terlihat megah dan klasik. Bangunan bersejarah ini dihuni sejak zaman Neolitikum. Hal menarik dari sana adalah adanya cukup banyak penemuan arkeologi. (suh)


Berita Terkait
Vuvuzela Khas Afrika
Di Melbourne Ada Museum Islam
Fez Maroko dengan Kerajinan Kulitnya
Melihat Peradaban Islam di Sanski Most
Sarajevo yang Penuh dengan Kisah Bersejarah

Please login for commentKomentar
justdoit
Castel yang tidak di tinggali bangsawan
CaffeLatte
serasa main film dengan harry potter yah
Salafudin
Unik banget tuh bangunan diatas bukit
Bahrul
Apa ngga susah berkunjung ke situ
SAVAGE
Ko bisa kepikiran buat castle di atas bukit sih
novel
Hadeh istana kok berada di atas bukit gitu...jadi susah juga ya untuk berkunjung ke sana
Khoerul
seprti lukisan