Ini Kota Kuno di Arab Saudi yang Mirip Petra

Rabu, 11 Juli 2018 15:02


(ist)

108jakarta.com - Di Yordania, ada Kota Kuno Petra yang begitu mengagumkan. Ternyata, ada kota yang serupa Petra di Arab Saudi, yaitu Madain Saleh. Kota ini ada sejak abad 1 SM.


Bagi yang pernah berkunjung atau melihat foto Petra di Yordania, tentu tidak asing dengan wajah Madain Saleh di Madinah, Arab Saudi. Keduanya sama-sama kuno. Juga sama-sama dibangun di bebatuan purba. 


Madain Saleh dikenal dengan kawasan Hijir atau Hegra. Kota kuno ini terletak di kota al-Ula, Provinsi Madinah. Jarak dari kota al-Ula sekitar 22 kilometer. Sedangkan jarak dari Kota Madinah kurang lebih 400-an kilometer, butuh waktu 4-5 jam via darat.


Ada gerbang semacam loket di gerbang kawasan Madain Saleh. Bukan untuk tiket, melainkan pemeriksaan identitas. Pengunjung memang dibatasi dari sisi waktu. Usai Asar harus segera keluar dari kawasan terpencil tersebut.


Kawasan Madain Saleh adalah gurun pasir dengan batu-batu raksasa yang berwarna kuning keemasan. Berdasarkan prasasti, kawasan Hijir "berdenyut" pada abad 1 SM hingga 74 Masehi. Oleh suku penghuni, batu-batu dipahat sehingga memiliki corak dan pintu. Di dalamnya ada ruang-ruang kecil. Di situlah jenazah ditempatkan.


Di antara lebih dari 100 batu yang tersebar di area 4.000 hektare, ada satu yang cukup spesial. Dinamakan Qasr al-Farid, batu tersebut berdiri sendiri, jauh dari batu-batu lainnya. Pahatan tidak selesai seperti ada peristiwa besar yang terjadi saat itu.


Selain itu, ada satu batu yang dibentuk menjadi ruang persegi panjang berukuran 13 x 10 meter dan tinggi 8 meter. Diwan namanya dan diyakini sebagai tempat pemujaan atau altar. Lokasinya berada di antara celah dua bukit batu setinggi 40 meter. Pola letaknya mirip Petra.


Mengapa Madain Saleh dan Petra yang terpisah sekitar 750-an kilometer mirip atau bahkan kembar? Berdasarkan arkeologi Saudi, kedua kota ini dibangun oleh suku bangsa yang sama: Tsamud. Juga berada dalam satu kerajaan yakni Nabath. Pusatnya Petra, sedangkan Hijir atau Madain Saleh merupakan kota terbesar kedua.


Madain Saleh ditetapkan Unesco sebagai warisan dunia pada tahun 2008. Tak banyak yang berkunjung. Termasuk warga setempat. Kemungkinan karena kawasan tersebut dianggap tak layak sebagai tempat wisata dan pernah diazab. Lokasi yang jauh jadi alasan tambahan.


Jika ingin berkunjung, dari Mekah harus berangkat malam. Dari Madinah harus berangkat sebelum Subuh. Harapannya sampai lokasi sebelum Zuhur. Jadi bisa meninggalkan lokasi terpencil itu sebelum dikepung sunyi.


(ayb/int)


Berita Terkait
Menginap di Rumah Peternakan Brisbane
Menelusuri Indahnya di Balik Tangga Paling Terkenal Brasil
Berkeliling di Stasiun Modern nan Megah di Jepang
Utrecht, Si Kecil nan Cantik di Amsterdam
Busselton Jetty, Dermaga Kayu yang Panjang Banget

Please login for commentKomentar
Iyan
kalian akan menemukan sensasi yang amat sangat berbeda jika mengunjungi tempat-tempat seperti ini.
sumaryani
kota kuno selalu saja memukau banyak bangunan terbuat dari batu yang di pahat
justdoit
Kota kuno yg terbuat dari pahatan batu,
SAVAGE
Kota kuno ya sudah sangat tua sekali tapi masih ada jejak peninggalan nya