Inilah Alasan Anda Sebaiknya Tidak Duduk di Dekat Jendela Pesawat

Selasa, 15 Mei 2018 15:47


(ist)

108Jakarta.com - Masa liburan cocok dimanfaatkan untuk bepergian ke beragam destinasi wisata. Tak jarang pula, orang-orang lebih memilih untuk menggunakan moda transportasi udara pesawat terbang untuk mencapai tujuannya. Dan seringkali, kita menemui teman, orang lain, atau bahkan diri sendiri yang lebih memilih untuk duduk di dekat jendela saat berada di pesawat agar dapat menikmati pemandangan. Namun sebuah penelitian justru menyarankan sebaliknya.


Para peneliti dari American College of Chest Physicians menemukan adanya hubungan antara tempat duduk di pesawat dengan kebugaran seseorang. Pasalnya, penumpang yang memilih duduk jendela akan menjadi malas bergerak.


Kesulitan untuk bolak-balik melewati penumpang yang duduk di sebelahnya menjadi salah satu alasan utama. Hal ini dinilai cukup berbahaya bagi kesehatan, apalagi untuk rute penerbangan yang memakan waktu lebih dari delapan jam.


Orang yang duduk diam dalam rentang waktu delapan hingga sepuluh jam berisiko mengalami penyumbatan pembuluh darah atau Deep Vein Trombosis (DVT). Risiko ini akan menjadi semakin besar bagi ibu hamil, orang tua, dan perempuan yang mengonsumsi pil kontrasepsi.


Akan terjadi penggumpalan darah pada bagian kaki yang berpotensi untuk pecah. Jika sudah pecah dan darah mengalir ke organ-organ vital, gangguan ringan hingga kematian tak dapat terhindarkan lagi.


Sebelum penelitian, DVT dianggap hanya terjadi di penerbangan kelas ekonomi. Namun kini peneliti menegaskan bahwa kasus ini juga sering ditemui pada penerbangan kelas bisnis dan eksklusif.


“Penerbangan dengan kelas ekonomi tidak meningkatkan risiko DVT, melainkan disebabkan oleh lamanya duduk di kursi yang membuat seseorang tidak bergerak. Duduk di dekat jendela membatasi pergerakan, sehingga memicu risiko DVT,” ungkap Dr Mark Crowther dari McMaster University di Ontario, Kanada, seperti yang dilansir dari Yahoo.


Gabungan peneliti dan dokter menganjurkan kepada siapapun yang sedang berada dalam pesawat, terutama mereka yang duduk dekat jendela, untuk sering berjalan atau berdiri, baik untuk pergi ke toilet atau hanya sekadar meregangkan otot betis dan mengubah posisi duduk.


(CSR.id)

Berita Terkait
Cari Makanan Halal di Bangkok, Ternyata Tidak Susah
Museum Arkeologi Kuwait
Pantai Sharm el-Sheikh Sinai Selatan
Wisata Medis ke Korea Selatan
Alexandria Timur Tengah yang Moderen

Please login for commentKomentar
pakaihatidong
ternyata bahaya juga ya untuk duduk dekat jendela pesawat,mungkin akan lebih baik tutup dengan hordeng.
sumaryani
jadi bahaya juga jika bebergian jauh kalau duduknya dekat jendela sebab jarang bergerak
justdoit
Wow, bahaya juga ya. Thx banget infonya
Bayu
Wah bener tuh kalo duduk di pesawat apalagi dideket jendela biasanya bikin orang jadi males gerak. Tapi enak duduk di samping jendela bisa lihat pemandangan dari atas
Samuel
dari kecil memang senang duduk di jendela pesawat apalagi di bagian sayap , karena bisa lihat pemandangan dari atas awan
Tikno
Knapa alasannya.. kalo ngga boleh duduk di jendela.. knapa di bikin jendela kalo ternyata ngga boled di duduki hahahahaaaa
SAVAGE
Terus misalkan dapet nya di pinggir gimana masa iya harus nyari tempat duduk lain,klo kebetulan penuh.!!
Alfin
kalo gue sih mau duduk dideket jendela atau dimana juga fine fine aja yang penting sampe tujuan dah
Mama
Padahal kalau naik pesawat seringkali mau pilih yang dekat jendela , soalnya bisa lihat keluar , biarpun cuma awan aja , ternyata kalau berjam - jam bisa bahaya juga