Kesunyian di Ming Tomb (Shisan Ling)

jumat, 16 Maret 2018 11:20


(ist)

108jakarta.com - Mendatangi Ming Tomb atau kompleks kuburan raja-raja dari Dynasty Ming di China,  mendatangkan pengalaman yang berbeda. 


Di sini ada  13 komplek kuburan tetapi hanya ada 3 kuburan raja saja  yang dibuka untuk umum yaitu Ding Ling, Zhao Ling dan Chang Ling.


Komplek kuburan lainnya masih dalam tahap restorasi. Ling artinya kuburan. Ding Ling artinya adalah kuburan raja Ding.


Masih terasa pahitnya teh Cina dari tempat makan sebelumnya. Bus membawa rombongan  ke Ming Tomb di Shisan Ling. Di sini adalah tempat pemakaman para kaisar Cina. Tercatat 13 Kaisar dari 16 Kaisar yang dimakamkan di daerah ini. 


Namun sebelum menuju pemakaman, biasanya  melalui "Jalan Suci" atau The Sacred Way, sebuah jalan batu yang lurus dan panjang. Jalan yang tanamannya dipercaya sudah berusia ratusan tahun, masih tetap dipercaya sebagai jalur suci. Patung panglima perang, penasihat dan berbagai binatang yang dibuat pada masa itu masih terlihat utuh.


Selain ke-3 kompleks kuburan tersebut terdapat pintu gerbang Ming Tomb yang
disebut sebagai The Spirit Way atau Shen Lu.


Ini adalah sebuah gerbang tinggi dan luas yang  harus dilalui. Kami masuk dari gerbang selatan yang biasa disebut "Gerbang Roh".  Di dalamnya terdapat patung kura-kura raksasa yang terbuat dari marmer. Ini sebagai lambang panjang umur. 


Taman-taman yang begitu terawat kami telusuri hingga sampai di bangunan utama. Sebelum masuk ke ruang abah tanah dimana Kaisar dikubur, kami harus melewati gerbang detektor, layaknya di bandara.


Tangga turun ke dalam tanah sampai 30 meter. Di dalam ada ruangan besar yang menyimpan beberapa peti berukuiran besar. Dinding ruangan semua terbuat dari marmer.


Di dalam terlihat deretan peti mati. Peti-peti itu adalah peti mati Kaisar dan yang kecil-kecil untuk para keluarga atau hartanya. Pakaian dan mahkota yang dipakai kaisar serta uang emas di masa lalu masih nampak tertawat di ruang pamer.


Ada singgasana dimana kaisar duduk serta foto dari tulang belulang  yang ada di dalam peti mati tersebut.


Kesunyian di pemakaman membawa orang seakan tengah berjalan di masa lalu. (suh)


Berita Terkait
Laguna Narta, Zvernec
Memahami The Lowry Manchester
Malindo Air Terbang Langsung Ke Nanning, Tiongkok
Keajaiban Santiago Compostela
Jalan-jalan Di kota Pulau Vancouver

Please login for commentKomentar
tanto
ko sunyiyah padahalkan di tempat itu biasanya ramai
Arief
serem juga di dalem ternyata banyak peti mati ya.
Zaelani
Sepertinya tempat yang penuh kedamaian
dheshe
kesunyiannya memang bikin hati damai
bengbeng
Kalau habis putus cinta atau karena lelah dengan segala macam problematic kehidupan tempat kaya begini kayanya recommended banget buat di datangi
ata
sunyi senyap bagus buat yg suka nulis buku jadi konsen
Mas
wuih..ada gerbang roh..lha kok serem yak
Fajar
kesunyian? kalo hari libur apakah masih sunyi?
adit
cocok bgt nih buat menangkan diri kalo lagi pusing
kopi
kira kira suasananya menyeramkan tidak
12