Truk Hyundai Xcient Siap Diproduksi di Indonesia 

jumat, 05 Januari 2018 9:55


(ist)

108jakarta.com - Hyundai Xcient, model kendaraan niaga heavy duty truck dari Korea Selatan, bakal diproduksi di Indonesia pada tahun ini.


Marketing Manager PT Hyundai Oto Komersial Indonesia (HOKI) Ari Tristianto Wibowo mengungkapkan truk model Xcient, dan model All New Mighty yang merupakan light duty truck, memiliki pasar yang sangat menjanjikan di Indonesia.


Oleh karena itu, model all new mighty akan diproduksi tahun depan setelah model Xcient diproduksi tahun ini.


“Produksi Xcient tahun ini, kalau Mighty awal tahun depan, namun jika memungkinkan bisa dipercepat,” kata Ari di Jakarta pada Kamis, 4 Januari 2018. 


Dia menjelaskan kendaraan niaga truk Xcient dan All New Mighty tersebut akan dirakit di pabrik di Indonesia.


Terkait dengan harga yang akan diberikan ke konsumen, dia belum dapat memberitahukannya. Akan tetapi, lanjutnya, harga kedua model kendaraan niaga truk tersebut akan bersaing.


“Harga belum, masih jauh menghitungnya. Tapi pasti akan bersaing secara value for money,” ujar Ari.


Model kendaraan niaga truk Xcient dan All New Mighty, lanjutnya, juga merupakan model yang akan diproduksi oleh pabrik perakitan yang akan dibangun bersama dengan Hyundai Motor Company (HMC).


Adapun terkait dengan pabrik perakitan yang akan dibangun tersebut, dia mengatakan hingga saat ini memiliki target kapasitas produksi hingga 2.000 unit per tahun. “Namun, tentu saja [target 2.000 unit per tahun] itu akan bertahap.”


Dia menambahkan target produksi hingga 2.000 unit per tahun akan tercapai ketika semua tahapan beres dan semua model masuk. Adapun mengenai waktunya, dia berharap target produksi tersebut dapat tercapai secepatnya.


Sementara mengenai nilai investasi yang diperlukan untuk membangun pabrik baru, dia menuturkan masih dalam tahap perhitungan.


Adapun persentase komposisi saham antara perusahaan dengan Hyundai Motor Company, masih dalam pembahasan. Akan tetapi, ujarnya pemilik saham mayoritas dalam kerja sama pembangunan pabrik baru tersebut adalah HMC. “Nilai investasinya tetap belum tahu, tapi saham mayoritas adalah HMC.”


(ayb/int)


Berita Terkait
Swiss-Belhotel Mangga Besar Tanam Hidroponik di Rooftop Hotel
Babakaran Ala Harper Purwakarta  Makan Sepuasnya
Chicken Wing Lezat dari Resto Hooters
Begini Efeknya Pada Otak Jika Terlalu Banyak Makan Makanan Asin
Aplikasi Whatsapp Business Resmi Diluncurkan di Indonesia

Please login for commentKomentar
youcanseeme
kalo diproduksi di INdonesia, mungkin harga jualnya bisa murah