Ritual Barodak dari Sumbawa

Sabtu, 13 Januari 2018 14:49


(ist)

108jakarta.com - Berbagai tradisi menarik ada di pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satunya adalah ritual Barodak Rapancar. Ritual ini merupakan salah satu prosesi perkawinan adat masyarakat Sumbawa.


Barodak adalah salah satu tata cara perkawinan adat Sumbawa yang hingga saat ini masih menjadi ritual wajib dalam prosesinya. Barodak dilaksanakan setelah dilaksanakannya tahap-tahap pernikahan dalam adat Sumbawa yaitu : Bajajak, Bakatoan, Basaputes, dan Nyorong  oleh pihak keluarga calon mempelai pria.


Barodak  adalah tradisi luluran dan mewarnai tangan. Kata Barodak diambil Dari kata 'Odak' yang berarti Lulur.


Ini merupakan tanda diawalinya ritual pembersihan diri calon pengantin dengan cara meluluri seluruh tubuh calon pengantin dengan ramuan-ramuan alami. 


Yang menghadiri acara  barodak pangantan  ini adalah ibu-ibu dan para gadis dari sanak keluarga dan kerabat calon pengantin. Karena nantinya satu persatu dari ibu-ibu yang mewakili keluarga kedua mempelai akan ikut meluluri pengantin kemudian akan diluluri  lagi seluruh tubuh calon pengantin oleh "Ina Odak" atau lebih tepatnya sebagai pengampu.


Barodak dikenal ada bermacam-macam, diantaranya yaitu "Barodak Salaki"; dilaksanakan oleh calon pengantin laki-laki di rumahnya sendiri sebelum diantar oleh keluarganya untuk berodak-bersama calon pengantin wanita. 
Barodak dilaksanakan pada malam hari, sehari sebelum akad nikah dilaksanakan. (suh) 
 


Berita Terkait
Tokyo Camii, Masjid Terbesar di Jepang Bergaya Turki
Museum Ghibli, Tempat yang Membangkitkan Imajinasi Anda
Liburan ke Tokyo, Inilah Lokasi yang Wajib di Kunjungi
Meluncur di Salju Portillo Chili 
Plesiran ke Malta, Destinasi Alternatif Wisata di Benua Eropa

Please login for commentKomentar
priyadi
Memang adat dan budaya Nusantara sangat kaya dan penuh warna di setiap daerah pasti memiliki ritual maupun budaya yang berbeda.
ice
itu kayak pakai kunyit yah, sebenernya klo hanya luluran saja hampir sama di smua tradisi sih, cuma klo mewarnai kulit itu yg beda nih
adit
jadi penasaran kaya apa sih ritual tersebut ya , dan ada effect samping nya atau tidak