Mendeteksi Kanker Paru Lewat Hembusan Napas

Sabtu, 13 Januari 2018 13:34


(ist)

108Jakarta.com - Doktor Biomedik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Achmad Hudoyo menciptakan inovasi deteksi dini kanker paru melalui hembusan napas dengan menggunakan balon karet.


Dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, Achmad mengatakan ia mendapatkan inspirasi dari penelitian tentang kemampuan anjing dalam melacak keberadaan kanker paru dalam tubuh seseorang. 


"Anjing pelacak yang sudah terlatih, dapat membedakan napas pasien yang menderita kanker paru dan yang tidak dengan tingkat keakuratan mencapai 93 persen.


Ini mengindikasikan bahwa ada suatu zat tertentu yang hanya terdapat di napas para penderita kanker paru. Inilah yang kemudian menginspirasi saya memulai penelitian ini," kata Achmad.


Ia mengembangkan sebuah deteksi dini kanker dengan cara "memerangkap" napas hembusan pasien terduga kanker paru ke dalam sebuah balon karet yang kemudian didinginkan dalam lemari es atau direndam dalam air es agar napas-hembusan di dalam balon karet mengalami proses pendinginan.


Tahap berikutnya, napas hembusan tersebut disemprotkan ke kertas saring khusus untuk menyimpan DNA.


Media kertas saring inilah yang akan dikirim ke laboratorium biomolekular untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait vonis kanker paru.


Metode ini dinilai memiliki keunggulan karena menggunakan alat yang sederhana dan murah, yaitu berupa balon karet yang sering dimainkan anak-anak yang dapat dengan mudah ditemukan di Indonesia. Tingkat keakuratan metode ini juga mencapai diatas 70 persen.


Ada pun kanker paru merupakan salah satu penyakit penyebab kematian utama di Indonesia dan dunia.


(CSR.id)

Berita Terkait
Tokyo Camii, Masjid Terbesar di Jepang Bergaya Turki
Museum Ghibli, Tempat yang Membangkitkan Imajinasi Anda
Liburan ke Tokyo, Inilah Lokasi yang Wajib di Kunjungi
Meluncur di Salju Portillo Chili 
Plesiran ke Malta, Destinasi Alternatif Wisata di Benua Eropa

Please login for commentKomentar
priyadi
Memang penyakit satu ini sangatlah berbahaya, karena minimnya pengetahuan masyarakat tentang gejala apa saja yang di timbukan kalau terkena kanker paru paru.
AhbiiJakaPoleng
Alat nya pasti ya mahal kan , kalau untuk mengecek lebih baik sihh kepada yang lebih tau saja jadi ngga melenceng
ice
yah ternyata ada alat2 khususnya gini, kirain mah bisa kita sendiri yg memeriksanya ,, wkwkwk
SAVAGE
bahaya juga emang kanker paru ini bisa-bisa merenggut nyawa si penderitanya jadi harus di deteksi dari awal jangan sampai terlambat baru tahu
Samuel
harus coba dari sekarang , biar bisa ditangani sejak dini