Ini yang Bikin Orang Tanpa Sadar Bicara Saat Tidur

jumat, 13 Oktober 2017 10:56


(ist)

108Jakarta.com - Bicara dalam tidur atau somniloquy merupakan salah satu dari beragam jenis gangguan parasomina. Studi menunjukkan bahwa gangguan bicara dalam tidur lebih banyak dialami oleh laki-laki dibandingkan pemerempuan.


"Berdasarkan pengalaman saya, (bicara dalam tidur) bisa berkaitan dengan sistem saraf yang terlalu banyak mendapat rangsangan (overstimulasi)," ungkap terapis tidur Dr Nerina Ramlakhan, seperti dilansir Guardian.


Salah satu penyebab overstimulasi pada sistem saraf adalah penggunaan tekonologi yang terlalu banyak sebelum tidur. Hal lain yang juga dapat menyebabkan overstimulasi pada sistem saraf adalah konsumsi terlalu banyak kafein.


Ramlakhan mengatakan perilaku-perilaku tersebut umumnya ditemukan pada orang-orang yang terlalu 'kera' pada diri sendiri. Mereka memiliki kecenderungan perfeksionis sehingga seringkali enggan mengungkapkan apa yang mereka ingin katakan.


"Ketika mereka tidur, kata-kata itu tanpa sengaja terucap saat tidur," lanjut Ramlakhan.


Mmntan Direktur Pusat Penelitian Tidur dari Loughborugh University Profesor Jim Horneke mengatakan kecenderungan bicara dalam tidur lebih sering ditemukan pada anak-anak. Kecenderungan ini akan semakin berkurang seiring dengan bertambah dewasanya anak tersebut. Di sisi lain, Horne juga menilai faktor genetik, kecemasan dan stres dapat memicu terjadinya kecenderungan bicara dalam tidur.


Meski kata-kata yang dilontarkan saat tidur berkaitan dengan kejadian tertentu, bukan berarti kalimat yang dilontarkan saat tidur bisa dipercaya. Sebaliknya, mengatakan kalimat-kalimat yang dilontarkan saat tidur tak perlu ditanggapi dengan serius.


"Bicara dalam tidur tidak berkaitan dengan mimpi tapi berkaitan dengan (tingkatan) tidur yang ringan," jelas Horne.


Horne mengatakan kecenderungan bicara dalam tidur patut mendapat perhatian lebih jika terjadi secara persisten pada seseorang. Jika hal ini terjadi secara persisten, kemungkinan orang yang bersangkutan sedang memiliki kecemasan.


"Merupakan ide yang bagus untuk mengetahui apa yang merisaukan mereka," kata Horne.


(CSR.id)

Berita Terkait
Kehangatan  Natal dan Tahun Baru 2018 di Swiss-Belinn Kemayoran
Kawan, Biasakan Jalan Kaki Singkat Setelah Makan
Inilah Arti Dibalik Sticker Kode Pada Buah-buahan
Jangan Lakukan Ini dengan Rambut Anda Saat Tidur
Festival Anak Muda #Kitaindonesia

Please login for commentKomentar
Fajar
biasanya ngigau atau ngelindur terjadi katanya karena mimpi yang dibawa ke alam nyata katanya sih
bengbeng
gw sering banget tuh tapi pas waktu akan menjelang tidur saja tiba2 muncul kaya mimpi dan gw teriak dan entah kenapa pasti yang keluar itu kalimat kasar mungkin karena pengaurh pekerjaan juga kali yah
Kokomkomariah
ini mah biasa gw sebut mengigau, gw parah sih sama ini, tapi kalo gw mah bukan karena penggunaan gadget atau kopi sih, biasanya hal yang bikin gw happy berlebihan dan hal yang dipikirin biasanya suka keucap pas lagi tidur
Arif
Bukanya yang disebut mengigau tuh yang seperti itu kan
ticia
kerisauan memang sering terjadi dalam hidup, tapi kalau sampai terbawa dalam tidur, merupakan hal yang sudah pasti sangat tidak baik juga
hendra
orang bicara saat tidur itu biasanya ada kestresan atau mengigo bicara sendiri, kadang2 mimpinya buruk kadang nyaman selain itu,
KaroKalemCuy
Lucu memang kalau ada teman yang tidur terus mengigo, entah itu karena ucapan dan kegiatan yang sering iya lakukan akhirnya terbawa tidur.
Haries
Itu namanya Ngelindur ya, mungkin biasanya aktivitas sehari hari kita terbawa pada saat tidur kita, akhirnya ngomong sendiri deh
sumaryani
kecapean serta kelelahan bisa menyebabkan orang mengelindur atau bicara saat tidur
Samuel
mungkin seharian dia lagi stres dan banyak pikiran jadi suka ngigau dan bicara sendiri pas tidur
12