6 Tanda Ini Tunjukkan Anak Tak Senang Sekolah

Rabu, 13 September 2017 16:56


(ist)

108Jakarta.com - Menjadi orangtua merupakan tugas yang menantang, dan akan semakin sulit bila memiliki anak usia sekolah. Penting untuk diingat, seorang anak tidak akan selalu merasa bahagia di sekolah, terutama pada waktu-waktu awal. 
 

Hal itu terjadi entah karena tekanan akademis, masalah dengan kelompok pertemanan atau tidak mendapat cukup dukungan dari guru.
 

Jadi, merupakan hal penting bagi orangtua untuk memahami, seorang anak tidak akan selalu terbuka tentang perasaan mereka terhadap masalah yang mereka hadapi di sekolah.


Karena itu, baiknya orangtua waspada terhadap berbagai rambu-rambu kuning yang mungkin menunjukkan ada sesuatu yang salah di sekolah atau di kelas tempat anak menuntut ilmu.
 

Berikut Suara.com rangkum tanda-tanda bahwa anak Anda tidak nyaman di sekolah:

 
1. Ada air mata dan amukan atau terus menangis dan mengeluh ketika hendak pergi ke sekolah.

 
2. Anak merasa takut atau cemas saat kembali ke sekolah setelah istirahat atau waktu liburan. 

 
3. Anak tidak bersedia mengerjakan atau menyelesaikan tugas dan pekerjaan rumah.
 

4. Anak cenderung enggan membicarakan tentang guru, siswa atau temannya, maupun hal lain yang berhubungan dengan sekolah.

 
5. Anak memiliki perilaku buruk di sekolah maupun dirumah. Selain itu, anak juga cenderung memiliki nilai akademis yang rendah dan tidak sabaran.

 
6. Ada rasa nervous yang ditunjukkan anak dan mengalami kebiasaan yang tidak biasa seperti menggigit kuku, mengisap jempol, menarik rambut, atau bahkan mengompol.


Lalu, apa yang bisa Anda lakukan?
 

Jika Anda melihat tanda-tanda di atas atau sesuatu yang tidak biasa dan terus-menerus, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah, berbicara dengan anak dan coba mencari tahu apa yang mengganggunya. Saat melakukan hal itu, penting untuk memastikan anak tahu bahwa Anda dapat membantu memberikan solusi.
 

Langkah bagus untuk tetap berhubungan dengan guru atau pihak sekolah, terutama jika anak tiba-tiba merasa tidak senang di sekolah atau memiliki masalah dengan anak lain. Guru mungkin tahu lebih banyak tentang situasi daripada orangtua dan dapat membantu menemukan solusi.


(CSR.id)

Berita Terkait
Bumbu Kasih  untuk Keluarga Terkasih
Malam Tahun Baru Bersama Afgan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City
Anak Cerdas Indonesia
Tagar #SaveTiangListrik Jadi Trending Topic di Twitter
Mahasiswa ITK Berhasil Ciptakan Mobil Listrik Enggang Evo 1

Please login for commentKomentar
Grace
Promo DEPOSIT 100 % setiap saat hanya di www.Kakektogel.com yuk ikutan gabung !!
kliwon
pastinya yang jadi orang tua juga harus bisa mendidiknya, gimana agar sang anak tertarik bersekolah
JakAPolenG
kalo anak" baru mau masuk sekolah pasti ingin di temani orang tuanya karena dia masih malu klo sudah 1-2 hari udah kenal sama teman"nya pasti mereka akan merasa senang
novel
Semua anak gw pikir mah kaga ada yg suka sekolah walaupun ada hanya sebagian itu juga ada maksud tertentu seperti cuma ingin ketemu teman doang atau bermain
KaroKalemCuy
Itu adalah peran orangtua setelah anaknya pulang dari sekolahan harus menanyakan kegiatan apa saja yang dilakukan anaknya ketika disekolahan. Hal itu bisa membuat anak terbuka dan orangtua oun mengerti apa permasalahannya
Samuel
ini saatnya orangtua buat dampingi dan bicara dari hati ke hati sama anak apa yang buat dia ga semangat sekolah, takutnya ada temannya yang bully ke dia
12