Bahaya Tidur Lebih dari 8 Jam Setiap Malam

Sabtu, 12 Agustus 2017 11:23


(ist)

108Jakarta.com - Apakah Anda pernah mimpi tidak memakai busana saat ke kantor? atau mendapat nilai ujian jelek tanpa memiliki kesempatan untuk merevisinya? Jika Anda ingin menghindari berbagai mimpi buruk, sebaiknya tidurlah kurang dari sembilan jam selama malam hari.


Sebagian besar penelitian menyebut bahwa orang yang sering bermimpi buruk biasanya mengalami gangguan stres pascatrauma. Semakin banyaknya orang yang bermimpi buruk membuat Stephanie Rek dan rekan-rekannya dari Universitas Oxford melakukan satu penelitian terbesar tentang mimpi buruk pada masyarakat umum.


Tim peneliti melibatkan 846 orang relawan yang direkrut melalui iklan media dan orang-orang yang tertarik pada studi tidur. Mereka diminta menyelesaikan survei secara daring. Para peserta ditanyai mimpi buruk apa yang pernah mereka alami selama dua pekan terakhir. Jawaban mereka memberikan kontribusi terhadap keseluruhan skor pada skala keparahan mimpi buruk.


Setiap relawan juga dinilai tingkat gangguan stres pascatrauma-nya. Tim pun menanyakan tentang aspek lain dari kehidupan mereka, seperti perceraian, masalah hukum, tingkat kecemasan, berapa banyak waktu tidur, dan berapa banyak minuman yang mereka minum.


Mungkin tidak mengejutkan, tim menemukan sebagian mereka mengkhawatirkan masa depan atau takut melakukan kesalahan. Dua kondisi tersebut dinilai sangat terkait dengan frekuensi dan tingkat keparahan mimpi buruk. Tim mengatakan kekhawatir sebelum tidur dapat menimbulkan mimpi buruk atau meningkatkan kemungkinan mimpi buruk. Hal ini sejalan dengan gagasan yang menyebut bahwa mimpi mencerminkan pengalaman hidup yang terjaga, menangkap kekhawatiran siang hari dari pemimpi.


Uniknya, tim juga menemukan kaitan antara mimpi buruk dan tidur lebih dari sembilan jam semalam. Rek mengatakan, jumlah tidur lebih dari sembilan jam saat malam hari dapat meningkatkan tidur REM (rapid eye movement) yaitu tidur dengan gerak mata cepat. Ini adalah kondisi normal dari tidur yang ditandai dengan gerakan cepat dan acak dari mata. Di saat inilah, biasanya mimpi buruk terjadi.


Merurut dia, apapun hubungan mendasar antara kekhawatiran, mimpi buruk, dan terlalu banyak tidur mungkin saja terjadi intervensi. "Misalnya, kekhawatiran dapat diobati secara efektif dengan menggunakan pendekatan perilaku kognitif. Menarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat apakah ini bisa meredakan mimpi buruk," ujarnya seperti dilansir dari New Scientist, baru-baru ini.


Alkohol dan olahraga tampaknya dinilainya tidak memiliki hubungan dengan terjadinya mimpi buruk. "Ini mengejutkan," kata Rek. Pasalnya dalam penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa alkohol meningkatkan jumlah tidur REM di paruh kedua malam sehingga meningkatkan kemungkinan mimpi buruk. "Ini lebih banyak perhatian," kata Rek. Tim juga tidak melihat adanya pengaruh makanan terhadap terjadinya mimpi buruk seseorang.


(CSR.id)

Berita Terkait
Kanagawa Tempat Menarik untuk Melihat Daun di Musim Gugur
iPad Pro yang Serba Canggih
Unik, di Jerman Ada Rumah Bordil yang Menyediakan Layanan Boneka Seks
Syahrini Berencana Berangkatkan Umrah 20 Korban First Travel
Tips Agar Tidak Dijauhi Teman dan Orang lain

Please login for commentKomentar
Fajar
kurang tidur juga gak bagus kebanyakan juga gak bagus
AhbiiJakaPoleng
Tidur lebih baik secukup nya . Kalau lebih dari 8 jam bakalan pegel juga badan nya
Kokomkomariah
Lagian kalau tidur kelamaan pastinya banyak mimpinya juga . Wajar kalau mimpinya panjang dan sampai tamat. Kalau aku baru mimpi sebentar udah bangun , jadinya kalau pas mimpi buruk juga cuma sebagian aja enggak sampai tuntas...
ticia
Tidur itu jangan lama lama, cukup sampai waktu yang normal saja, jangan sampai kelebihan, suatu hal yang tidak baik untuk tubuh kalau tidur kelamaan
bengbeng
Lagi lagi penelitian,mimpi itu datangnya dari sebuah pikiran dan rasa ketakutan yang berlebihan sampai hanya memikirkan satu hal saja sepanjang harinya tidak ada kaitan dengan durasi tidur
Haries
Kurang bagus sekali, karena terlalu banyak tidur malah bikin badan menjadi lemes
dheshe
bukan bahaya lagi kalau tidur berlebihan, harusnya tidur kita secukupnya agar kesehatan badan kita tetap terjaga
mama
Kalau tidur nya kebanyakan emangnya enggak pusing apa ? kalau gw sih udah ada alarm nya di badan gw jadi enggak pernah tidurnya kelebihan jam . yang ada suka kurang kayaknya
BJG
Gue si gak pernah tidur sampai 8Jam gitu boro-boro bisa tidur 8jam tidur 5jam aja kayanya gue seneng banget
emma
kurang tidur bahaya, kelebihan tidur jg bahaya..memang sih jam tidur normal orang dewasa itu 6 jam tiap malamnya..apa berarti lbh baik kurang tidur ya dr pd lebih hahaha
12